Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Akhirnya Terbongkar Fakta dan Alasan Anggota Satpol PP Pukul Ibu Hamil

Kabar menyedihkan terkait sebuah video aksi kekerasan yang diduga dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tengah viral di berbagai platform media sosial.

Pada video itu terlihat seorang oknum Satpol PP memukul seorang laki-laki yang diduga pemilik cafe. Tak hanya itu, oknum tersebut juga melakukan tindak kekerasan terhadap seorang wanita.

Diketahui pelaku yang dilaporkan ialah Seketaris Satpol PP Kabupaten Gowa, Mardani Hamdan.

Sebagaimana dilansir dari suara dari suarasulsel.id - jaringan Suara.com, Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin Pulungan mengungkapkan polisi telah menindaklanjuti laporan dari pasangan suami istri, Nurhalim (26 tahun) dan istri, Amriana (34 tahun).

Keduanya menjadi korban pemukulan Anggota Satpol PP, saat melakukan patroli PPKM di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Rabu (14/7/2021).

Penyidik telah memeriksa tujuh orang yang masih berstatus sebagai saksi. "Saksi-saksi sebanyak tujuh orang dan kita juga sedang dimintai keterangan," terang Tri.

Dari penyelidikan sementara, pelaku diketahui menganiaya pasangan suami istri karena emosi saat melaksanakan tugas patroli PPKM di Kabupaten Gowa.

"Pemeriksaan terduga pelaku masih kita interogasi. Nanti, kita adakan gelar perkara menentukan tingkat penyidikan lebih lanjut. Ini masih diduga pelaku (statusnya)," jelas Tri.

Kekinian korban pun masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Syech Yusuf, Kabupaten Gowa.

"Infonya korban sedang hamil. Tapi untuk memastikan kita harus menunggu dari pihak kedokteran," sambung ia.

Hasil pemeriksaan visum menyatakan kedua korban mengalami luka memar pada sebelah kanan. "Pasal yang kami masukkan mungkin adalah Pasal 351 ayat 1 dengan ancaman hukuman 5 tahun," katanya.


Komentar

  1. Tindak pidana penganiayaan itu sendiri diatur dalam Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”): (1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. ... (5) Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana.

    Itu yg saya baca di penelusuran google .. jd yg benar yg mana.. 5 tahun atau 2 tahun 8 bulan.. bahkan ada putusan pasal 351 ayat 1 di kenakan sanksi 3 bulan...

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun