Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Wow! Mahfud MD Beri Jawaban Menohok: Coret saja! Usai Disentil Anggota DPR

Kabar terbaru datang dari Menko polhukam Mahfud MD yang dikabarkan mengatakan bahwa "silahkan coret saja anda memiliki orang dan  fraksi di DPR".  

Hal tersebut diungkapkan oleh Menko polhukam Mahfud MD usai disentil anggota DPR RI. Ia memberikan jawaban menohok kepada Anggota DPR RI Benny K Harman.

Sebagaimana dilansir dari mantrasukabumi yang mengungkap bahwa jawaban Mahfud MD tersebut terkait pernyataan anggota Fraksi Partai Demokrat itu yang menyebut pasal penghinaan Presiden dihapus Mahkamah Konstitusi (MK) saat dipimpin Mahfud MD.

"Agak ngawur. Penghapusan Pasal penghinaan kpd Presiden dilakukan jauh sebelum saya masuk ke MK. Sy jd hakim MK April 2008," tulis Mahfud MD seperti dikutip mantrasukabumi.com dari akun Twitter miliknya pada Kamis, 10 Juni 2021.

Hasil tangkap layar akun Twitter Mahfud MD @MahfudMD

Seperti diketahui, Benny K Harman angkat bicara terkait pasal penghinaan kepada Presiden.

Dirinya bahkan menyinggung saat Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jadi presiden tidak bisa melaporkan saat SBY dihina dengan ungkapan "kerbau".

"Anggota DPR RI @BennyHarmanID menyinggung saat SBY jadi presiden tidak bisa melaporkan orang yang menghina dengan ungkapan "kerbau" pada 2010 silam," tulis akun Twitter Partai Demokrat seperti dikutip mantrasukabumi.com pada Kamis, 10 Juni 2021.

Hasil tangkap layar akun Twitter Partai Demokrat @PDDemokrat

Yang menjadi permasalahan adalah Benny menyebut pasal penghinaan presiden tersebut dihapus oleh Mahkamah Konstitusi saat dipimpin Mahfud MD.

"Lantaran pasal penghinaan presiden telah dihapus oleh Mahkamah Konstitusi saat dipimpin @mohmahfudmd," pungkasnya

Foto : Mahfud MD/Capture


Komentar