Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Mengejutkan! Polri Tarik 3 Penyidik dari Penugasan di KPK, Ada Apa?

Kabar mengejutkan datang dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah perwira Polri pada Senin (31/5). Dalam rotasi kali ini, Sigit turut menarik tiga penyidik Polri yang ditugaskan di KPK.

Dikabarkan bahwa Mereka adalah Kompol Edward Zulkarnain, Kompol Petrus Parningotan Silalahi dan Kompol Ardian Rahayudi.

Penarikan mereka dari penugasan di KPK tertuang dalam telegram Kapolri nomor ST/1109/V/KEP./2021 tertanggal 31 Mei 2021. Telegram itu ditandatangani oleh Karobinkar SDM Polri Brigjen Bariza Sulfi.

Telegram penarikan ini keluar satu hari sebelum pegawai KPK yang dinyatakan lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan dilantik menjadi ASN.

Setelah ditarik dari KPK, Kompol Edward Zulkarnain dan Kompol Petrus Parningotan Silalahi dimutasi menjadi Pamen Polda Metro Jaya. Sedangkan Kompol Ardian Rahayud dimutasi menjadi Pamen SSDM Polri.

Mabes Polri belum memberikan pernyataan lebih lanjut mengapa tiga penyidik itu ditarik dari penugasan di KPK.

Selain itu, dalam telegram ini tidak ada nama AKP Stepanus Robin Pattuju. Sebelumnya, ia telah diberhentikan oleh Dewas KPK terhitung sejak Senin (31/5).

AKP Robin diberhentikan secara tidak hormat karena memeras dan menerima suap dari Wali Kota Tanjung Balai H.M Syahrial senilai Rp 1,5 miliar.

AKP Robin merupakan penyidik KPK yang berasal dari Polri dan berstatus aktif sebagai anggota Polri.

Mabes Polri juga belum memberikan keterangan terkait tidak ada penarikan AKP Robin dari KPK. (Kumparan)

Foto : Kapolri Listyo Sigit (tangkapan layar)

Komentar