Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Kasir Gereja Jadi Tersangka, Terungkap yang Sebenarnya Terjadi

Kabar mengejutkan datang dari seorang kasir gereja yang dikabarkan menjadi tersangka karena diduga telah menggelapkan uang kas gereja. 

Ditreskrimum Polda Bali menetapkan Unun Hardinansi Neno sebagai tersangka kasus penggelapan. 

Mantan kasir di Gereja GPIB Maranatha Denpasar itu diduga menggelapkan uang milik gereja sebesar Rp289.270.285 saat masih menjadi kasir gereja tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, penetapan tersangka ini bermula dari adanya laporan pihak gereja dengan laporan polisi nomor LP/489/XII/2019/Bali/SPK, tanggal 16 Desember 2019 lalu tentang dugaan tindak pidana penggelapan dengan pemberatan (dalam jabatan) dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang karena ada hubungan kerja atau pencuriain atau karena mendapatkan upah terhadap uang milik gereja GPIB Maranatha denpasar, Jl Surapati no 11 denpasar.

Hal itu sebagaimana dimasud pasal 374 KUHP Jo Pasal 372 KUHP yang diduga dilakukan oleh tersangka.

Lalu, berdasarkan surat dari Ditreskrimum Polda Bali dengan Nomor : S.Tap/84/V/2021/Ditreskrimum, tanggal 21 Mei 2021, Neno akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Dikonfirmasi terkait hal ini, penyidik, Kompol I.G.N Suta Astawa menerangkan bahwa Rabu (2/6/2021), Neno kembali diperiksa di Ditreskrimum Polda Bali sebagai tersangka.

"Nanti saya info, ya, Pak. Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan. Maaf saya masih ada kegiatan di luar," katanya saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp. (Source: Jawa pos)

Foto : Ilustrasi

Komentar