Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Habib Rizieq Sampaikan "Jaksa Jangan Sok" Sok Tentang Apa?

Kabar terbaru datang dari mantan ketua umum front pembela Islam Habib Rizieq Shihab dan menyampaikan bahwa agar jaksa jangan sok mengatur Hakim. 

Hal tersebut disampaikan karena Habib Rizieq heran jaksa penuntut umum mempermasalahkan pleidoi yang berisi tanggapan atas dakwaan. Sebab menurut Habib Rizieq, itu merupakan hak dia.

"Wahai Jaksa yang pintar dan cerdas, ketahuilah bahwa Majelis Hakim Yang Mulia tidak bisa didikte oleh JPU harus ikut hanya kepada dakwaan yang dimasukkan ke dalam tuntutan JPU saja, bahkan Majelis Hakim Yang Mulia punya hak mutlak untuk mempertimbangkan dakwaan lain yang ada dalam Surat Dakwaan JPU walau pun tidak dimasukkan ke dalam tuntutan JPU," papar Habib Rizieq membacakan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/6).

Hal ini pula yang membuat Habib Rizieq menilai perlu membahas dakwaan lain dalam pleidoi. Diharapkan hal itu bisa menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis.

"Jadi, JPU jangan sok mengatur Majelis Hakim Yang Mulia, harus ambil dakwaan ini dan tidak boleh ambil dakwaan itu, karena Majelis Hakim Yang Mulia bebas mau ambil dakwaan yang mana saja, bahkan bebas untuk menolak semua dakwaan serta bebas juga untuk membebaskan Terdakwa dari segala dakwaan dan tuntutan," kata Habib Rizieq.

"Sekadar nasihat untuk JPU yang berpendidikan tinggi dan berpengalaman, ketahuilah soal sepele sepeti ini saya saja yang tidak sekolah hukum tahu dan paham, sehingga JPU yang sekolah hukumnya sampai tinggi dan sudah berpengalaman sidang ratusan kasus bahkan mungkin ribuan kasus, mana mungkin tidak tahu dan tidak paham, kecuali kalau sedang error," sambung dia (Source: kumparan)

Foto : HRS dalam persidangan

Komentar