Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

COVID MENGGILA❗Ketua Satgas IDI Minta Hal Ngeri Ini Ke Pemerintah

Penyebaran kasus Corona semakin menghawatirkan sebab dikabarkan bahwa di Indonesia penyebaran virus Corona semakin banyak dan membuat masyarakat resah. 

Banyak informasi yang tersebar bahwa korban covid 19 sudah semakin banyak sehingga pemerintah diharapkan dapat segera mengambil sikap. 

Sebagaimana dilansir dari industry,  Kepala Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (Kasatgas IDI), Prof. dr Zubairi Djoerban mengaku khawatir dan menyarankan agar pemerintah segera mengambil kebijakan karantina wilayah secara menyeluruh dan ketat atau lockdown.

"Meski tak populer di Indonesia, namun kebijakan lockdown terbukti efektif di beberapa negara. Sebut saja di India, yang dari 400 ribu kasus per hari, turun menjadi 70 ribu. Saya rasa, pandemi akan sulit terkendali jika jarak sosial ekstrem tidak diperaktikkan," kata Prof Zubairi seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangan ditwitternya pada Sabtu (19/6/2021).

Dalam unggahan tersebut, Prof Zubairi juga menjelaskan perihal berapa lama seharusnya lockdown diterapkan.

Menurutnya yang efektif adalah selama dua minggu.

"Tapi dilihat juga positivity rate-nya. Turun berapa banyak. Misalnya di Jakarta yang berada di angka 17-18 persen. Ya tunggu sampai 10 persen. Itu cukup. Setelah itu baru kembali lagi ke PPKM Mikro," jelasnya.

Kemudian, Ia juga menjelaskan mengapa Indonesia harus harus menerapkan lockdown.

Karena menurutnya, pandemi Covid-19 sedang serius. Sehingga Indonesia membutuhkan pembatasan pergerakan masyarakat secara total.

"Saat ini kan rumah sakit penuh, kasus melonjak, beberapa tenaga kesehatan dan medis telah terinfeksi--yang bisa menyebabkan kualitas layanan menurun," imbuhnya.

Selain itu, Prof Zubairi juga menegaskan bahwa kebijakan yang saat ini diterapkan yakni PPKM Mikro dirasa belum cukup.

"Ya lihat saja kondisi sekarang bagaimana. Kebijakan lockdown akan mengesankan bahwa situasi saat ini benar-benar darurat sehingga masyarakat juga sadar akan hal itu. Tidak usah lama-lama--dan memang butuh kesabaran serta kesadaran dari semua pihak," tandasnya.

  

Foto : Hasil tangkapan layar

Komentar