Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Terkait Kasus Bansos, Dua Nama Politikus Hilang, Ini Penjelasan ICW

Kabar mengejutkan datang dari peneliti ICW Kurnia Ramadhana menyatakan hilangnya dua nama politikus tersebut ketika mengkritisi pola kerja KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri dalam program Sapa Malam KompasTV, Rabu (27/5/2021).

“Dalam kasus bansos misalnya ada dua nama politisi yang dihilangkan dalam surat dakwaan,” ucap Kurnia Ramadhana.

Kurnia, tidak menjelaskan siapa dua politikus yang namanya dihilangkan dalam dakwaan tersebut.

Perihal pola kerja KPK di bawah kepemimpian Firli Bahuri, Kurnia juga menyoroti KPK yang tidak mau menangkap kader PDI Perjuangan Harun Masiku.

Padahal, kata Kurnia, banyak buronan KPK yang kabur keluar negeri bisa ditangkap.

“Banyak buronan yang kabur keluar negeri dapat dijemput, tapi untuk satu ini, caleg dari PDIP tidak bisa dideteksi oleh KPK,” ujarnya.

Selain dua perihal tersebut, Kurnia menyampaikan kekecewaannya pada kerja KPK yang menghentikan kasus BLBI.

“Jadi, apa yang bisa kita banggakan dari KPK di bawah Komando Pak Firli selain hanya menampilkan kontroversi ketimbang menunjukkan prestasi,” tambahnya.

Ditambah lagi, sambung Kurnia, Firli Bahuri justru memberhentikan punggawa-punggawa KPK berdasarkan hasil tes wawasan kebangsaan.

Padahal mereka pernah dan berani memeriksa dugaan pelanggaran kode etik Firli Bahuri ketika menjabat Deputi Penindakan.

Termasuk, berani menangkap Menteri Sosial dan Menteri Kelautan hingga meringkus kasus suap pajak.

“Tapi justru diberhentikan secara tidak hormat oleh pimpinan KPK sendiri. Saya katakan bahwa pimpinan KPK era ini adalah pimpinan KPK terburuk sepanjang sejarah KPK,” ujarnya. (Kompas)


Komentar


  1. Ya...klu KPK...dalam pemberantasan korupsi...masih tebang pilih...sampai kapanpun...korupsi tdk akan hilang...
    Jd kpk harus....tegas..siapun harus...di tindak.
    Jgn...sdh ramai2 publik baru ..di kejar...baru akan di tindak.
    Klu publik diam...diam pula

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun