Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Tentang Menentang Jokowi, Ini Pernyataan Novel Baswedan

Kabar terbaru berkaitan dengan kasus di Indonesia aktifkan nya 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus berlanjut. 

Disusul dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berkaitan dengan menonaktifkan 75 pegawai KPK tersebut. 

Dilansir dari GenPi mengunkapkan bahwa Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri tidak memiliki niat untuk melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo.

Buktinya, hingga sekarang oran nomor satu di lembaga antirasuah itu belum mencabut surat keputusan (SK) penonaktifkan 75 pegawai KPK.

Hal itu diungkapkan Penyidik Senior KPK Novel baswedan di Komnas HAM, Senin (24/5). Padahal, lanjut dia, Firli telah ditegur Jokowi mengenai hal itu.

“Kami lihat SK tersebut sudah berapa hari setelah pidato dan arahan Bapak Presiden, SK tersebut tidak diapa-apakan," kata Novel.

Dia menyebut dengan melakukan hal tersebut, Firli secara tidak langsung telah menentang arahan presiden.

"Ketika pola-pola seperti ini, hal yang sifatnya salah dan kemudian sudah ada arahan Bapak Presiden, masih tidak mau juga ditaati, saya khawatir menjadi contoh yang buruk. Dan bagaimana bisa diharapkan hal-hal lainnya," kata dia.


Komentar