Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Dituduh Dukung Kadrun, Terungkap hal yang Mengejutkan

Kabar mengejutkan datang dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dianggap mendukung kelompok kadrun (istilah bagi yang berseberangan dengan pemerintah). 

Hal itu menyusul adanya pernyataan keprihatinan atas polemik 75 pegawai KPK yang gagal tes wawasan kebangsaan (TWK).

Atas kritikan tersebut, PGI memberikan penjelasan mengenai polemik KPK.

Dikabarkan bawha sekretaris Umum PGI Pdt Jacky Manuputty menerangkan, usai PGI bersuara soal polemik KPK itu, pihaknya dianggap mendukung kelompok kadrun. PGI juga dinilai ikut campur urusan yang bukan menjadi isu utama gereja.

"Mayoritas kecaman ini mengerucut pada narasi dominan, 'kadrun', 'Taliban', dan sejenisnya. PGI dianggap mendukung kelompok kadrun, serta mencampuri urusan yang bukan menjadi 'core issue' gereja," demikian pernyataan PGI dalam keterangannya, melalui situs resmi PGI, Minggu (30/5/2021).

"Pertanyaan pokok yang sering mengemuka, apakah PGI harus terlibat dalam isu ini? Tentu pertanyaan ini tak perlu diajukan bila dipahami sejarah panggilan dan kiprah PGI di Indonesia. Cara pandang PGI terhadap relasi, hubungan atau hubungan Gereja dan masyarakat/negara sudah jelas dimuat dalam dokumen PGI (DKG). Terkait KPK perlulah diingat bahwa pembentukan lembaga anti korupsi ini sepenuhnya didukung oleh PGI," tulis PGI.

"Dalam perjalanannya selama ini PGI bekerjasama dengan KPK untuk mengarus-utamakan sikap melawan korupsi. Beberapa panduan dan buku saku melawan korupsi untuk gereja-gereja diterbitkan dalam kerjasama dimaksud. Sikap PGI jelas, KPK sebagai lembaga anti korupsi harus sepenuhnya didukung. KPK tentunya bukan lembaga 'super body' yang sempurna, tetapi ini lembaga terbaik dalam upaya penanggulangan korupsi di Indonesia," lanjut PGI.

Jacky mengatakan sejak dulu PGI selalu kritis atas kecenderungan pelemahan KPK. PGI, lanjut Jacky, tak menutup mata terhadap kemerosotan KPK dalam beberapa tahun terakhir.

PGI melihat hal itu ancaman serius bagi KPK. PGI menilai perlu ada pembenahan.

"Perlu pembenahan serius dan menyeluruh terhadap KPK bila kondisi ini bisa diurai secara transparan. PGI tentunya mendukung sepenuhnya upaya pembenahan ini," katanya. (Tribun Timur)


Komentar

  1. Hallo Pdt Jacky Manuputty, Jangan stop dengan Narasi2 GOBLOK loe, Urusan apa PGI mulai masuk dan bermain POLITIK PRAKTIS ?, kalau Ketum PGI seenaknya seperti itu, sebaiknya semua Sinode2 Membuat pernyataan "MOSI TIDAK PERCAYA" (Suffragium Est Nullum Fiduciam) kpd Ketum PGI (PECAT KETUM PGI). dia lupa, PGI itu ada karena ada kordinasi Sinode2 yg mendukungnya, kok hebatnya Ketum PGI buat Statment mengatasnamakan PGI tanpa kordinasi dengan MPH dan Sejajarnya. atau jangan2 NB dkk (ex KPK) memiliki kartu AS kalian PGI niy ? Hanya nanya... 🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔


    BalasHapus
  2. SEPENGETAUAN SAYA JEMAT BAWAH PGI TIDAK PERNAH BEPOLITIK APALAGI MENDUKUNG KANDRUN,NAMUN KAMI DI SURUH TUNDUK KEPADA PEMERINTAH YG SAH.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun