Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Palestina Tidak Punya Tentara, Ternyata ini Alasan Palestina Tidak Memiliki Tentara

Perselisihan antara Palestina dan Israel terus menjadi sorotan publik bahkan menjadi perhatian khusus masyarakat dunia. 

Berkaitan dengan perselisihan itu, terungkap fakta yang sangat menarik tentang Palestina. 

Fakta menarik tersebut yakni ternyata Palestina tidak memiliki tentara seperti di Indonesia, Palestina tidak  memiliki Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara. 

Sebagaimana dilansir dari okezone dari welcometopalestine.com Sabtu (15/5/2021), dijelaskan bahwa meski Palestina tidak memiliki tentara resmi, mereka tetap memiliki Pasukan Keamanan Nasional bernama Palestinian Nation Authority (PNA). Mencakup hampir semua pasukan keamanan nasional selain Pengawal Presiden, Pasukan Keamanan Dalam Negeri, dan Intelijen Umum.

“Sejak Kesepakatan Oslo 1993, pasukan ini beroperasi di wilayah yang dikendalikan oleh PNA. Pada tahun 2003, organisasi-organisasi ini bergabung menjadi Badan Keamanan Palestina, yang tanggung jawabnya mencakup penegakan hukum secara umum,” jelasnya dalam website.

PNA sebagai badan keamanan memiliki perjanjian bilateral dengan Israel, yang membatasi ukuran, persenjataan, dan struktur pasukan. Perjanjian tersebut memberi Israel hak untuk meninjau calon yang direkrut dan menahan persetujuan sesuai keinginannya. Hingga tahun 2007, tercatat PNA memiliki anggota berjumlah sekitar 42.000 tentara.

Di luar PNA ada juga beberapa kelompok yang berdiri sebagai kelompok militer yang menentang pemerintahan Israel. Salah satunya adalah sayap militer bernama Brigade Izz ad-Din al-Qassam milik badan pemerintahan Gaza, Hamas.

“Hamas terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Israel, Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Mesir dan Jepang, meskipun Jepang secara terbuka mengakui bahwa Hamas secara demokratis memenangkan pemilihan Palestina 2006. Rusia, Turki, China, dan Swiss tidak mencantumkan Hamas sebagai organisasi teroris. Sayap militer Hamas, Brigade Izz ad-Din al-Qassam, juga terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Inggris, Australia, Selandia Baru,” jelasnya.

foto Ilustrasi tentara/tangkapan layar

Komentar