Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Orang Ini Ingatkan Jokowi, Ini Peringatan Tegasnya

Kabar mengejutkan datang dari Busyro yang dikabarkan mengingatkan Jokowi bahwa di bawah pemerintahan presiden republik Indonesia Joko Widodo dianggap kalau Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi tumbang. 

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, Busyro Muqoddas mengatakan bahwa mencatat di bawah pemerintahan saat ini KPK tumbang tak lagi punya gigi memberantas korupsi.

"Dari bahasan-bahasan itu kesimpulan besar saya begini, bahwa penonaktifan 75 pegawai KPK melalui proses tes wawasan kebangsaan itu mempertegas pernyataan saya sebelumya, yaitu di tangan Presiden Jokowi sistem pemberantasan korupsi itu tumbang," beber Busyro, Rabu (12/5).

(KPK) Tumbang karena ditumbangkan, itu kesimpulan besarnya."- Busyro Muqoddas

Busyro kembali mengingatkan Jokowi soal janji-janji saat kampanye Pilpres dahulu. Dalam dua kali pemilu, 2014 dan 2019, Jokowi menegaskan komitmennya memperkuat KPK.

"Janji janji itu berujung dengan Surpres Jokowi untuk DPR tentang revisi UU KPK. Kedua, rangkaian langkah-langkah pemilihan pimpinan KPK terpilih ini tidak bisa dilepaskan dari RUU itu," jelas dia.

Busyro mengaitkan di masa kepemimpinan Komjen Firli Bahuri, KPK kini BNPT dilibatkan dalam proses seleksi pimpinan dan juga pegawai KPK untuk menjadi ASN.

"Itu badan yang menggambarkan isu yang tandus moralitasnya. Yang menyesatkan bahwa kpk itu sarang militan taliban. Sampai ada taliban itu dikaitkan dengan tokoh DI TII Kartosurwiryo, Kahar Muzakkar dan sebagainya. Itu kan kengerian yang dahsyat sekali itu," ujar dia. (Source : Kumparan)

Foto : Busyro Muqoddas/tangkapan layar

Komentar