Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Mendukung Novel, 570 Pegawai KPK Lulus TWK Minta hal Mengerikan Ini

Kabar mengejutkan datang dari ratusan pegawai itu telah lulus TWK. Mereka meminta pelantikannya ditunda.

Dikabarkan bahwa dengan adanya dukungan tersebut dibenarkan oleh Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti-Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono. Ia juga termasuk dalam daftar 75 pegawai yang tidak lulus TWK.

"Benar (ada 570 pegawai mendukung)," kata Giri saat dikonfirmasi, Minggu (30/5).

Giri mengatakan jumlah dukungan tersebut merupakan update per Sabtu (29/5) malam.

Sementara, sumber kumparan di internal KPK mengatakan, mereka yang memberikan dukungan dari semua lini di KPK.

"Dari semua kedeputian dan sekjen, mereka merupakan pegawai tetap KPK," ucap dia, terpisah.

Sumber ini mengatakan, dukungan tersebut masih terus bertambah. Dukungan disampaikan beserta dengan pernyataan dan tanda tangan dari pegawai.

"Dikumpulkan melalui yang dituakan di direktorat atau kedeputiannya. Ada tanda tangan, ada email, ada WA," kata sumber itu.

Dukungan ini bermula saat ada sikap dari 75 orang penyelidik yang lulus TWK mendukung 75 pegawai tidak lulus. Para penyelidik itu mengirimkan surat kepada pimpinan KPK yang salah satu isinya meminta penundaan pelantikan pegawai yang sudah lulus TWK. Surat tersebut tertanda 'Pegawai Direktorat Penyelidikan'.

"Diawali dari penyelidik KPK. Semangat ini menjadi inspirasi kawan-kawan lainnya, solidaritas," kata dia. (Kumparan)


Komentar

  1. Lho lucu, solidaritas yg TDK jelas, lha itu syarat untuk jadi ASN yg harus netral dan NKRI serta falsafah negaranya sudah final. Memang gampang kok untuk ikut-ikutan, enggak enak sama yg lain dst Ayo bersikap yg benar, jelas yg TDK lulus akhirnya cuma 51 karena tdk mau dibina oleh negara. Lha memang kita hidup di negara mana nih ????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagi yg sdh di nyatakan LULUS dan tdk mau utk di lantik menjadi ASN berarti MENGUNDURKAN DIRI, itu sj koq Repot.....

      Hapus
  2. Penundaan yang tidak jelas apa peserta yang telah lulus ini tidak bersyukur bahwasanya mereka punyak kelebihan dari yang lainnya, klo dibilang solidaritas apa dasarnya,, aduhh menurut pantauan saya ada sesuatu di instansi ini...

    BalasHapus
  3. Penundaan yang tidak jelas apa peserta yang telah lulus ini tidak bersyukur bahwasanya mereka punyak kelebihan dari yang lainnya, klo dibilang solidaritas apa dasarnya,, aduhh menurut pantauan saya ada sesuatu di instansi ini...

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun