Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Gibran Rakabuming Keliling Minta Maaf Gara Gara Hal Ini

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka keliling untuk menyampaikan permintaan maaf terhadap para pengusaha berkaitan dengan adanya aduan praktik pungutan liar (pungli) berupa penarikan zakat dari masyarakat.

Wali kota solo tersebut berkeliling mendatangi para pemilik toko di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, pada Minggu (2/5). 

"Saya meminta maaf dan mengembalikan uang hasil pungli penarikan zakat kepada warga Gajahan yang melibatkan oknum lurah setempat," tutur Gibran. Menurut putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut, ada 145 toko di Kelurahan Gajahan yang dimintai uang pungli dengan total jumlah mencapai Rp 11,5 juta.

"Pak Camat Pasar Kliwon akan mengembalikan uangnya satu per satu kepada warga atau 145 toko itu," papar Gibran. Adapun Lurah Gajahan yang terlibat karena meneken surat meminta pungli tersebut telah dicopot oleh Gibran.

"Saya minta sekali lagi semua membiasakan diri sesuatu yang benar. Jangan membiasakan sesuatu yang sudah biasa tetapi tidak dibenarkan oleh aturan. Tradisi pungli jangan dibiarkan, dan harus dipotong tidak boleh seperti itu," tegas Gibran. "Jangan harap kepada Lurah dan Camat mempunyai 'mindset' seperti itu, karena kami pelayan publik seharusnya tidak seperti ini."

Meski warga ikhlas memberikan uang zakatnya, Gibran menegaskan bahwa hal tersebut tetap tak boleh dilakukan. Pasalnya, ada aturan tersendiri terkait hal tersebut, termasuk harus melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

"Saya tahu warga yang mempunyai toko memberikan uang seikhlasnya," pungkasnya. "Tetapi hal itu tidak boleh dilakukan." (Wowkeren)


Komentar