Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Ceramah Hina Umat Kristiani Tak Diusut, Hina Palestina Masuk Penjara, Ini Jawaban Keras Denny Siregar

Kabar berkaitan dengan penahanan terhadap kreator media sosial TikTok berinisial UC (23) yang menghina Palestina disesalkan sejumlah pihak.

Salah satu yang menyesalkan penahanan tersebut adalah seorang Denny Siregar yang dikenal selama ini memberikan kritik lewat media sosial khususnya di YouTube. 

"Menghina Pancasila jadi pant** gila, tidak diusut. Memaki polisi dengan kata diem anji**, permintaan maaf, Ceramah bicara salib adalah jin kafir, tidak diusut," kata dia di akun Twitter.

"Maen tiktok menghina Palestina, masuk penjara. Indahnya negeriku.." tambah dia.

Denny juga menduga ada pihak yang sedang orkestrasi isu konflik Palestina-Israel menjadi isu agama di Indonesia.

"Di tiktok rame joget2 hinaan pake kata babi dan bantai oleh anak2 ABG yg bangkitkan kebencian. Bbrp ditangkap dan ada yg akhirnya dikeluarkan dr sekolah. Hati2," ujar Denny sebelumnya.

Ia melanjutkan bahwa menjadi preseden buruk dunia pendidikan di Indonesia. Sebab menghina negara lain berujung dengan dikeluarkan dari sekolah.

"Yang menghina polisi aja ditegur trus dimaafkan. Masak menghina Palestina harus dikeluarkan dari sekolah?" kata dia.

"Please mas @nadiemmakarim ini preseden buruk dunia pendidikan kita," lanjutnya.

Sebelumnya, kreator media sosial TikTok berinisial UC (23), menjalani penahanan di rutan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat karena menghina Palestina.

Kanit I Subdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB AKP Priyo Suhartono di Mataram, Senin, menjelaskan bahwa penahanan terhadap UC berdasarkan hasil gelar perkara, kemudian pihaknya menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka. (Source:Era)

Sumber Foto : Tangkapan Layar/era

Komentar