Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Bobby Nasution Melayangkan Protes, Ini Jawaban Ngeri Gubernur Sumut

Kabar terbaru datang dari Walikota Medan Bobby Nasution dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. 

DIkabarkan bahwa walikota Medan protes karena tidak dilibatkan dalam menentukan lokasi karantina warga negara Indonesia yang baru datang dari luar negeri di kota Medan

Menurut Bobby Nasution harusnya mereka dilibatkan dalam menentukan lokasi karantina sehingga mereka bisa membantu. 

Sebagaimana dikutip dari zonapriangan menjelaskan bahwa Bobby menyebut, Pemprov Sumut menentukan lokasi karantina WNI yang baru tiba dari luar negeri di Medan, namun tak berkoordinasi dengannya.

Dia mengatakan, ada lima hotel dan beberapa kantor milik Pemprov Sumut yang dijadikan lokasi karantina WNI yang baru tiba dari luar negeri.

Seharusnya Pemprov Sumut memberi tahu Pemkot Medan soal lokasi karantina itu.

“Ini karantina adanya di Medan dibuat. Memang warga negara asing (WNA) di Deli Serdang dekat bandara, untuk di Medan ada beberapa hotel dan kantor dinas kita bilang milik provinsi bukan Kota Medan. Karena wilayahnya provinsi, tapi kami meminta agar Kota Medan diberi informasi lebih lanjut,” kata Bobby, dilansir Antara.

Menurut Bobby, Pemerintah Kota Medan harusnya dilibatkan lebih jauh terkait masalah ini agar pihaknya bisa turut membantu, baik dari sisi personel atau kebutuhan konsumsi WNI yang menjalani isolasi mandiri.

Dalam pernyataannya dilansir Antara, Edy menegaskan, bahwa Satgas Covid-19 Provinsi Sumut telah bekerja sama dengan semua pihak dalam menangani pandemi yang sudah berlangsung lebih dari setahun ini.

Tidak terkecuali, kata Edy, pihaknya juga melibatkan Satgas Covid-19 Kota Medan. Karena itu, Edy menilai protes Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mengaku tidak tahu soal lokasi karantina tak berdasar.

Tak hanya itu, Edy menuturkan, karena lokasi karantina berada di Medan, maka sudah tentu pihaknya melibatkan unsur-unsur Kota Medan.

"Karena ini berada di Kota Medan, (tentu) juga ada unsur-unsur dari Kota Medan. Semua ada termasuk wartawan ada di dalam situ. Jangan bilang tidak tahu," ujar Edy

Foto : Gubernur Sumut

Komentar

  1. Akan lebih elok Wali Kota sebagai Penguasa Otonomi Kota Medan diajak ngobrol sebelumnya. Dan petugas di Kota Medan bekerja atas perintah Wali Kota dalam rangka memenuhi permintaan Gubernur. Apalagi ini berhubungan dengan penyakit menular. Wali Kota harus diberi ruang untuk mengantisipasi segala kemungkinan buruk.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun