Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Atas Tuntutan Jaksa, Begini Reaksi Tegas Habib Rizieq

Kabar terbaru datang dari Jaksa penuntut umum yang menuntut mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang menjadi terdakwa perkara kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dengan pidana penjara selama dua tahun.

JPU menyatakan Habib Rizieq terbukti bersalah menghasut masyarakat datang ke acara pernikahan putrinya dan Maulid Nabi yang menyebabkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan.

”Menuntut, menjatuhkan pidana kepada Muhammad Rizieq bin Husein Shihab dengan pidana penjara dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara,” jelas jaksa.

Selain itu, JPU juga mengajukan tuntutan pidana tambahan terhadap Habib Rizieq Shihab berupa pencabutan hak memegang jabatan umum ataupun tertentu.

“Yaitu menjadi anggota dan atau pengurus organisasi kemasyarakatan selama tiga tahun,” tegas jaksa.

Dalam tuntutannya, JPU juga membacakan hal-hal yang memberatkan tuntutan hukuman terhadap Habib Rizieq Shihab. Antara lain, terdakwa pernah dihukum dua kali pada tahun 2003 dan 2008, serta dianggap memberi keterangan yang berbelit-belit sehingga memperlambat jalannya sidang.

Menanggapi tuntutan tersebut, melalui kuasa hukumnya, Habib Rizieq Shihab menyatakan bakal mengajukan pleidoi atau pembelaan pada sidang lanjutan Kamis (20/5).

Pada perkara kerumunan Petamburan, Habib Rizieq Shihab didakwa melanggar Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan Juncto Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Pada perkara kedua, Habib Rizieq Shihab didakwa Pasal 216 ayat 1 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP Ke-1 KUHP.

Pada perkara ketiga, Habib Rizieq Shihab didakwa melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Sementara pada perkara keempat, Habib Rizieq Shihab didakwa Pasal 14 Ayat 1 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menukar Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Pada perkara kelima, Habib Rizieq didakwa melanggar Pasal 82 A Ayat (1) Juncto Pasal 59 Ayat (3) Huruf c dan UU Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor Tahun 2017 Tentang Penetapan Perubahan Atas UU Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan Menjadi UU, Juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP, Juncto Pasal 10 Huruf b KUHP, Juncto Pasal 35 Ayat (1) KUHP. (Source: Fajar Online)

Foto : Habib Rizieq Shihab Sedang mengikuti proses persidangan/Tangkapan Layar

Komentar

  1. Berbuat jahat dan dzolim apalagi terhadap ulama, koq niat banget ya? Smg Allah sgr menurunkan balasan dan hukuman yg sangat berat bagi mrk yg mendzolimi ulama..aamiin

    BalasHapus
  2. Smg Alloh Swt sgera Mbalas Stiap Perbuatn" Yang Menzholimi Para Ulama Kami Alloh Hu Akhbar Aamiin"Yaa Robb..🙏🏻🙏🏻🙏🏻

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun