Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Perawat diminta sujud dan ditendang, kejadiannya menyedihkan

Kabar menyedihkan datang dari keluarga pasien yang beredar viral video perawat dianiaya orang tua pasien yang mengaku polisi. 

Kabar yang bikin sedih ketika perawat tersebut diminta sujud dan ditendang dengan sangat kasar oleh keluarga pasien. 

Dalam video berdurasi 35 detik itu terlihat korban yang diketahui bernama Christina Ramauli S diselamatkan oleh rekan sesama perawat dengan kondisi terduduk.

Kejadian itu terjadi di RS Siloam Sriwijaya Palembang, korbannya merupakan seorang perawat wanita yang mendapatkan sejumlah aksi kekerasan dari keluarga pasien.

Dalam video tersebut terlihat penganiayaan terjadi di RS Siloam ruangan IPD 6 di kamar 6026, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Kamis (15/4/2021) sekira pukul 13.40 WIB.

Dilansir dari kompas mengatakan bahwa Belum sempat meminta maaf, korban Christina langsung ditampar oleh terlapor JT. Bahkan, terlapor meminta korban bersujud untuk meminta maaf kepada keluarganya.

Christina pun sempat bersujud. Namun, lagi-lagi JT semakin emosi dan menendang perut korban sampai tersungkur.

Melihat kejadian tersebut, rekan perawat korban yang lain langsung melerai pelaku untuk menyelamatkan Christina.




Komentar

  1. Lagi2 ok om polisi arogan berlaku semaunya, apa memang polisi itu kebal hukum dan boleh berlaku semena2. Maaf kesal dengar nya, seharusnya polisi itu pelindung dan pengayom masarakat..

    BalasHapus
  2. Ooh polisi pelakunya. Orang makin miris aja. Memang kelakuan oknum tapi institusinya jadi pendorong berbuat jadi berani.

    BalasHapus

  3. Aku pengen jadi polisi aja biar bisa kebal hukum..

    BalasHapus
  4. Biasa orang bodoh dan tolol, tidak tahu sebenarnya langsg aja banyak bacot, yang baju merah itu bukan polisi goblok, yang sebenarnya itu baju merah orang sipil, tapi ngaku polisi

    BalasHapus
  5. disimak dulu hingga abis ya buos jangan jadi penyebar kebencian,,,ingat bulan puasa takut dosa buosss....udah keras salah lagi...hmmmm

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun