Langsung ke konten utama

Trending Topic

Tokoh Agama Ditikam Anaknya Sendiri, Apa Yang Terjadi?

Pelaku Teroris Ini Divonis Mati, Ini Jawaban Mengerikan Mereka

Kabar mengejutkan datang dari enam terdakwa teroris pelaku penyerangan Mako Brimob Polri di Kelapa Dua Depok pada 2018 lalu divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (21/4/2021). 

Yang membuat kaget ketika para terdakwa tidak melakukan upaya hukum lain namun para terdakwa justru memutuskan untuk menerima putusan hakim tersebut.

Sebagaimana dijelaskan dan dikutip dari Kompas (22/4/2021), Humas pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur yang meminta namanya tak disebut mengatakan bahwa vonis hakim atas para terdakwa tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa penutut umum.

”Betul (hukuman mati pada keenam terdakwa). Tadi siang sampai menjelang sore (kemarin), hakim membacakan putusan terhadap keenam orang tersebut,” ujar staf Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur tersebut.

Keenam terdakwa tersebut adalah Anang Rachman, Suparman alias Maher, Syawaludin Pakpahan, Suyanto alias Abu Izza, Handoko alias Abu Bukhori, dan Wawan Kurniawan.

Berdasarkan keterangan yang diberikan, para terdakwa menerima vonis hukuman mati. Penasihat hukum para terdakwa disebutnya sempat menanyakan kembali keputusan para terdakwa itu, tetapi para terdakwa tak mengubah keputusannya.

“Penasihat hukumnya menanyakan, ini bagaimana sikap kamu (terdakwa)? Kemudian dijawab, saya terima Pak. Lalu diulangi lagi, saya terima Pak,” katanya.

Selain itu, para terdakwa juga disebutnya tidak mengajukan pleidoi atau nota pembelaan atas tuntutan jaksa.

Sebelumnya, kerusuhan dan penyerangan Mako Brimob Depok terjadi pada Mei 2018. Lima Polisi gugur dalam insiden yang terjadi selama 36 jam.

Kelima polisi yang gugur adalah Briptu Luar Biasa Anumerta Fandy Nugroho, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.

Foto : Ilustrasi Ditembak Mati

Komentar