Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Istri pelaku pukul perawat, “Saya Berani Bersumpah” Ada Apa? Ternyata korban salah?

Kabar mengejutkan datang dari Melisa istri Jason Tjakrawinata pelaku penganiaya perawat RS Siloam Palembang meminta maaf.

Melisa menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan Keluarganya berkaitan dengan persoalan yang terjadi. 

Meskipun demikian melisa juga ingin mengklarifikasi mengenai kejadian yang sebenarnya karena berita yang beredar beberapa hari ini tidak berimbang.

Ia mengatakan bahwa berita tentang penganiayaan perawat RS Siloam Palembang terlalu memojokkan keluarganya tanpa mengetahui kejadian sebenarnya.

Sebagaimana dijelaskan dari jambiekspresnews yang mengungkapkan bahwa Melisa menyampaikan jika kegaduhan terjadi lantaran perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang tidak profesional merawat anaknya, MZR (2,5).

Melisa mengatakan, anaknya yang mengalami sakit radang tenggorokan nyaris berakibat fatal lantaran perawat tidak profesional.

Melisa melihat langsung saat perawat mencabut selang infus anaknya hingga mengeluarkan banyak darah.

Darah yang keluar dari bekas infus menetes ke baju, ranjang hingga di lantai ini. Ia merasa pendarahan yang dialami anaknya sudah fatal dan sangat tidak wajar.

”Saya panik sekali dan disalahkan karena menggendong anakku. Bahkan korban sama sekali tidak meminta maaf,” terangnya, Sabtu (17/4).

Melisa langsung memanggil kepala perawat dan bekas infus anaknya dipasangi plaster. “Saya berani bersumpah di pengadilan nanti jika diminta menjadi saksi,” tegasnya.

Saat itu, Melisa menyampaikan kepada kepala perawat tentang kejadian yang dialami anaknya. Kata dia, kepala perawat mengatakan akan menegur perawat tersebut.

“Artinya korban sedang memiliki masalah,” ucapnya

Berdasarkan hal tersebut, netizen memberikan komentar yang bermacam macam. Ada yang pro dengan Melisa namun ada juga yang sebaliknya. 


Komentar

  1. Maaf sebelumnya Ci Melisa, saya tau perasaan anda ketika melihat anak saya tidak ditangani dengan baik oleh perawat.tp permasalahnya ini bukan bagaimana penanganan pihak rumah sakit tetapi perlakuan fisik yang tidak baik terhadap orang ln yg dilakukan sama suami anda itu sangat bersalah. kalau anda mau komplain bulan dengam otot tapi dengan otak.

    BalasHapus
  2. Tdk perlu bawa keranah hukum. Kedua2nya salah. Dan Perawat lebih bersalah

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun