Langsung ke konten utama

Trending Topic

Massa Bakar Pos Anggota Raider 200 dan Batalyon Zipur 2, Apa Yang Terjadi

Ternyata Ini Besaran Denda Tilang Elektronik Mulai 24 Maret, Wajib Anda Ketahui

Pelaksanaan sistem tilang elektronik akan segera dilaksanakan, dikabarkan bahwa pelaksanaan tilang elektronik tersebut akan dimulai pada tanggal 24 Maret tahun 2021. 

Adapun tujuan daripada tilang elektronik adalah agar masyarakat dapat tertib di dalam menjalankan dan melaksanakan aturan lalu lintas sehingga kecelakaan lalu lintas dapat dihindarkan.

Selain alasan itu, diharapkan juga bahwa dengan pelaksanaan tilang elektronik maka oknum oknum petugas di lapangan dapat ditertibkan serta dapat mencegah tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan penjelasan dari Kompas mengungkapkan tentang  besaran denda tilang elektronik.

Berikut datanya sesuai dengan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) no. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan website ETLE Polda Metro Jaya:

1. Menggunakan gawai (telepon selular).

Pelanggar dipidana kurungan penjara selama 3 bulan atau denda Rp 750.000.

2. Tidak mengenakan sabuk pengaman. Pelanggar dikenai hukuman penjara selama satu bulan atau denda Rp 250.000.

3. Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan. Pelanggar mendapat sanksi kurungan penjara hingga dua bulan atau denda maksimal Rp 500.000.

4. Tidak memakai helm. Pelanggar dikenai hukuman penjara paling lama satu bulan atau denda Rp 250.000.

5. Memakai pelat nomor palsu. Pelanggar dipidana penjara paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp 500.000.


Komentar