Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Kabar baik bagi mereka yang sudah menjadi pegawai negeri sipil tetapi dalam proses yang telah dijalani ada keinginan untuk mendaftarkan diri menjadi calon kepala desa di daerahnya sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.

Meskipun kabar baik tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk dijalankan oleh pegawai negeri sipil namun ada beberapa syarat yang harus diikuti sehingga dapat mengikuti pencalonan kepala desa.

Dikutip dari pikiranrakyat menjelaskan bahwa dalam hal ini setiap warga negara boleh ikut berpartisipasi untuk mencalonkan diri sebagai calon kades.

"Boleh (semua) PNS, TNI, Polri," ujarnya kepada Kabar Banten Sabtu 20 Maret 2021.

Namun demikian bagi kalangan PNS, TNI dan Polri ada aturan yang mengikat sebagai PNS, TNI dan Polri yang harus dipenuhi. Terutama saat daftar dia harus mendapatkan izin dari atasannya.

"Bagi PNS tentu ada aturan sendiri ketika dia mau daftar harus ada izin dari atasannya," ucapnya.

Kemudian kata mantan kepala BKPSDM tersebut, ketika mereka terpilih dan dilantik sebagai Kades maka harus mengajukan cuti diluar tanggungan negara.

"Jadi itu dimungkinkan (PNS nyalon). Gaji tidak dobel, enggak perlu mundur dari PNS bisa cuti di luar tanggungan negara jadi dapat gaji hanya dari kades," katanya.

Disinggung soal banyaknya sekdes yang mungkin akan maju di pilkades, ketika ia status PNS diperbolehkan maju. Ketika ia daftar sebagai calon kades, maka otomatis ia sudah mundur dari jabatannya sebagai sekdes.

"Nanti ada penggantinya sekdes di desa itu. Kalau terpilih sebagai kades setelah dilantik harus ajukan cuti diluar tanggungan negara," ucapnya.

Sumber Foto : Malintang Pos

Komentar

  1. Lalu bagai mna dg yg berstatus pns akttif ngotot nyalon jadi bamus, karna mau trima gaji dobel, yg kedua bukan kah pns yg udah prensiun ngak dipake lagi oleh negara kok masih disuruh pimpin desa, sebenarnya tanggung jawab nya berat jdi kades karna behubunga langsung dg masarakat salah2 digebukin masarakan klw camat,bupati ,gubernur punya pengawal,jgn karna mau tambahan gaji bisa2 desa ngak maju,pdahal desa garda terdepat ibart sekolahanya Tk dg Paud klw udah pensiun istirahat aja tpi ilmu nya dibagi dg ikut musawarah desa,biar ada regenerasi kepemimpinan,klw tadk kapan saat yg muda diajar jadi pemimpin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru tau, kalau Camat punya pengawal. Saya manyan camat pensiunan pula, nggak pernah ada pengawal, kecuali Petugas Satpol yang menjaga kantor Camat

      Hapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun