Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Dihadirkan Sidang Online, HRS : Saya Dipaksa, Didorong, Dihinakan, Ini Jawaban Majelis Hakim

Kabar terbaru datang dari Habib Rizieq Shihab yang sebelumnya menolak untuk hadir sidang secara online namun pada hari ini Habib Rizieq menghadiri sidang Online usai dijemput paksa Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Seperti dijelaskan dari kumparan yang menyatakan bahwa  Awalnya jaksa penuntut umum meminta kepada majelis hakim agar mengeluarkan penetapan menghadirkan paksa Habib Rizieq di sidang online. Jika tidak, jaksa meminta majelis hakim tetap melanjutkan sidang tanpa kehadiran Habib Rizieq.

Majelis hakim kemudian memanggil perwakilan jaksa dan kuasa hukum Habib Rizieq yang berada di PN Jaktim. Setelah berdiskusi, majelis hakim belum mengeluarkan penetapan paksa, namun ingin Habib Rizieq dihadirkan terlebih dahulu dengan cara apa pun.

"Majelis hakim ingin terdakwa untuk terlebih dahulu hadir di sidang dengan cara apa pun sehingga memang terdakwa harus hadir dulu di sidang agar bisa komunikasi langsung dengan hakim," kata seorang jaksa yang berada di PN Jaktim.

Habib Rizieq pun berkukuh untuk meminta walk out dari ruang sidang dan mempersilakan sidang tetap berjalan meski tanpa kehadirannya.

"Silakan majelis hakim melanjutkan persidangan tanpa saya, karna saya tidak menghendaki secara online. Saya siap menunggu di dalam sel terserah ingin divonis berapa tahun," kata Habib Rizieq.

Ketika tiba di ruang sidang online, Habib Rizieq langsung melontarkan protes.

"Saya didorong, saya tidak mau hadir, sampaikan ke majelis hakim. Saya tidak rida dunia akhirat, saya dipaksa, didorong, dihinakan," kata Habib Rizieq seperti ditayangkan langsung di kanal YouTube PN Jakarta Timur, Jumat (19/3).

Hakim kemudian meminta Habib Rizieq duduk agar bisa menjelaskan dengan tenang.

"Silakan duduk, saya ingin jelaskan. Kami dari majelis hakim silakan duduk dulu, tenang dulu," kata hakim.




Komentar

  1. Haaaaa...haaa..HRS..merasa di hina..padahal sudah terhina dengan menyandang HABIB..Krn omongannya tidak mencerminkan seorang Habib..haaa..haa..haaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak boleh mencela...beliau lebih mulia drpd kita..
      Beliau memperjuangkan umat tapi banyak yg gagal paham...
      Apakah anda ahlul bait juga ???
      Kita dgn ahlul bait kalau di hilang kan ingatan (GILA) sama Allah..
      tetap lebih mulia ahlul bait krn didlm darah beliau masih ada darah Rosulullah shollallahu alaihi wasallam
      Dan kita bukan siapa2 tanpa syafa'at Datuknya..
      mencela cucu nya tp pingin syafaat Rosulullah..???
      Anak kita dicela sm orang saja kita marah2..apalagi Rosulullah...cucu2nya disakiti..

      Hapus
    2. Dasar anjeng lu, Dia itu keturunan nabi, lu pikir keturunan gajelas kaya lu,

      Hapus
  2. Memang istilah in absentia dalam persidangan. Hanya menyanyangkan kepada JPU sampai memaksa tersangka.
    Tidak elok mendorong dengan tangan diputar ke belakang.

    BalasHapus
  3. Yg melecehkan dan menghinakan HRS semoga dpt hidayah atau Allah akan lebih menghinakan saudara. Aamiiiin

    BalasHapus
  4. Kita semua manusia yg sekarang hidup semua keturunan Nabi NUH dan Nabi Adam & Hawa. Biarkan hukum berjalan sebagai mana mestinya

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun