Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Dibalik Pertemuan Jokowi-Amien Rais Versi Ngabalin, Ternyata Ini yang Terjadi

Diberitakan sebelumnya bahwa presiden republik Indonesia Joko Widodo telah bertemu dengan mantan ketua MPR RI Amien Rais.

Pertemuan tersebut dibilang sangat singkat karena waktu yang dipakai hanya kurang lebih 15 menit. 

Pertemuan antara presiden republik Indonesia Joko Widodo dengan Amien Rais memiliki cerita tersendiri menurut versi ngabalin.

Dikutip dari CNN Indonesia menyebutkan bahwa Ngabalin menyebut pertemuan bermula dari sepucuk surat yang dikirim Amien Rais dkk. Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) mengirim surat ke Jokowi untuk meminta waktu bertemu.

Ia mengaku lupa tanggal persis surat tersebut. Namun, Ngabalin memastikan surat diterima Istana akhir Februari.

"TP3 itu bersurat, mengirim surat kepada pemerintah, kepada presiden. Tidak sampai sebulan lalu. Jadi, mereka minta untuk berjumpa, bertemu dengan Presiden," kata Ngabalin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (10/3).

Namun, Jokowi sendiri yang menerima permohonan bertemu itu. Tak sampai sebulan, Jokowi membuka pintu Istana untuk Amien Rais dan kawan-kawan.Ngabalin mengatakan seharusnya pertemuan itu tidak bisa dilakukan. Ia menyebut permohonan bertemu presiden harus diajukan tiga bulan sebelum pertemuan.

"Presiden menganggap bahwa ya monggo monggo karena ada berbagai macam hoaks dan berita-berita, penyebaran fitnah di mana-mana, maka harus segera diantisipasi, diterima, kemudian dibahas ini masalah," ucapnya 

Pertemuan digelar tertutup dengan protokol kesehatan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Ia berkata sebenarnya pemerintah tak masalah dengan isu-isu itu. Namun, Jokowi berniat menyudahi kegaduhan dengan membuka diri terhadap Amien Rais dkk.

Amien Rais didampingi sejumlah tokoh, seperti Marwan Batubara dan Abdullah Hehamahua. Sementara Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD.

Jokowi sendiri yang menyambut para undangan di pintu masuk. Ia mempersilakan Amien Rais dkk. duduk dan menyampaikan maksud tujuan mereka.

"Jokowi tidak berseberangan dengan siapapun. Amien Rais saja yang baper. Segala macam, sedikit-sedikit presiden, segala macam," ucap Ngabalin.

"Inilah pemerintahan yang demokratis. Kemarin presiden berkali-kali mengatakan pemerintah membuka diri, memastikan TP3 supaya tidak menimbulkan berbagai syak wasangka, kecurigaan," tuturnya.


Komentar