Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

3 Tersangka FPI Menyerahkan Diri ke Polda Metro Jaya

OBERITA - Tiga tersangka Front Pembela Islam (FPI) yang terlibat dalam perkara pelanggaran protokol kesehatan menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya dini hari tadi.

Ketiganya adalah, Haris Ubaidillah selaku ketua panitia, Idrus, dan Ali Alatas atau Ali bin Alwi.

Penyerahan diri ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Minggu (13/12/2020).

"Tadi malam sekitar pukul 01.00 WIB ketiga orang dari lima itu menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya," kata Yusri di Polda Metro Jaya, seperti dilansir dari Kompas.tv.

Ketiganya, sambung Yusri, dibawa penguasa hukum untuk menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

Setibanya, Polda Metro Jaya melakukan swab antigen terhadap ketiganya, dan hasilnya negatif.

"Kemudian pukul 02.00 WIB kita lakukan pemeriksaan. Juga kita berikan kesemptan untuk istirahat dan pagi tadi dilanjutkan pemeriksaan. Sekarang masih dilakukan pemeriksaan kita tunggu hasilnya seperti apa," katanya.

Ketiganya, kata Yusri, masih disangkakan pasal 93 Undang-Undang No.6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Saat ketiganya menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya, Habib Rizieq Shihab baru saja selesai dengan pemeriksaannya.

Seperti diketahui Polda Metro Jaya langsung melakukan penahanan terhadap pemimpin FPI tersebut. Habib Rizieq Shihab ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono, penahanan terhadap Habib Rizieq didasarkan atas tiga alasan subyektif.

"Agar tersangka tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan untuk mempermudah proses penyidikan," ungkap Argo di Polda Metro Jaya, Minggu (13/12/2020) dini hari.

Sementara alasan obyektifnya adalah, "Alasan obyektif, ancaman humuman MRS (Muhammad Rizieq Shihab) di atas 5 tahun," ujar Argo.

Argo Yuwono menyebut Habib Rizieq Shihab ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung dari Sabtu 12 Desember hingga 31 Desember 2020.

Komentar