Langsung ke konten utama

Trending Topic

Polisi Ini Dilaporkan Istri Sendiri Di Propam, Ada Apa?

Terungkap, Ternyata Ini Motif Empat Tersangka yang Ancam Gorok Mahfud Md

OBERITA - Polisi menangkap empat tersangka ujaran kebencian yang mengancam akan menggorok kepala Menkopolhukam Mahfud Md, jika pulang ke Pamekasan, Madura. 

Keempatnya merupakan anggota dan simpatisan FPI.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan mengungkapkan para tersangka mengaku memiliki motif menyebarkan video ini karena merupakan simpatisan dari Habib Rizieq Shihab.

"Kalau motif dari keterangan mereka, bahwa mereka simpatisan dari organisasi massa tersebut (FPI)," kata Gidion di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (13/12/2020)

Gidion memaparkan keempat tersangka ini yakni Muchammad Nawawi atau Gus Nawawi (38) Warga Dusun Warungdowo Selatan, Pohjentrek, Pasuruan; Abdul Hakam (39), warga Dusun Krajan, Grati, Pasuruan; Moch Sirojuddin (37) warga Dusun Krajan, Grati, Pasuruan dan Samsul Hadi (40) warga Dusun Rembang, Grati, Pasuruan.

Gidion menyebut dua tersangka yang menjadi anggota FPI yakni Muchammad Nawawi yang menjadi Wakil Bidang Organisasi FPI dan Abdul Hakam yang menjadi anggota HILMI atau Hilal Merah Indonesia yang merupakan organisasi sayap FPI. 

Sedangkan dua tersangka lainnya merupakan simpatisan FPI.

Gidion menambahkan keempat tersangka mengaku terlibat dalam FPI. Mereka juga tergabung dalam grup WhatsApp Front Pembela IB HRS.

"Kemudian dalam grupnya, saya tidak memberikan persepsi, tapi memberikan fakta bahwa grupnya adalah grup namanya Front Pembela IB HRS, rekan-rekan bisa simpulkan sendiri. Kalau dari keterangan mereka, iya, masuk bagian dari organisasi massa," pungkas Gidion.

Sementara dari kasus ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti. 

Mulai dari handphone milik tersangka hingga tangkapan layar video dan bukti penyebaran video melalui grup WhatsApp.

Komentar