Langsung ke konten utama

Trending Topic

Anggota Polsek ke Anggota Polres: “Kamu Sudah Sering Saya Ingatkan”, Setelah Itu Dor…

Brigadir Polisi DWS Bikin Malu Polri, Kombes Agung: Sanksi Berat Menanti

OBERITA - Seorang oknum polisi anggota Polres Wonosobo yang diduga terlibat jaringan pengedar narkotika jenis sabu-sabu ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah. 

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Benny Gunawan di Semarang, Kamis mengatakan, oknum berinisial Brigadir Pol DWS tersebut ditangkap atas pengembangan dari pengungkapan pengiriman setengah kg sabu-sabu dari Jakarta. 

Ia menjelaskan pengungkapan jaringan yang melibatkan oknum polisi tersebut bermula dari penangkapan seorang kurir berinisial HS, 35, dari Jakarta yang turun dari bus di terminal Solo. 

"Saat digeledah, HS ini kedapatan membawa 500 gram sabu," katanya. 

Dari keterangan kurir yang berprofesi sebagai tukang ojek daring tersebut, kata dia, sabu setengah kg tersebut akan diantar ke DWS yang berdomisili di Sukoharjo. 

Dalam pengembangan jaringan ini, BNN juga menangkap satu lagi tersangka berinisial HCA yang merupakan teman dari DWS.

Dari pemeriksaan, kata dia, DWS diketahui berperan sebagai pengedar. 

"Sabu yang diterima ini kemudian dipecah untuk diedarkan kembali," katanya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkotika Polda Jawa Tengah Kombes Pol Agung Prasetyoko mengatakan tersangka DWS sudah sekitar 10 tahun menggunakan narkotika. 

Menurut dia, berawal dari pemakai, oknum polisi tersebut akhirnya menjadi pengedar.

Ia menyebut sanksi pidana maupun disiplin dari kepolisian menanti oknum polisi yang terlibat penyalahgunaan narkotika ini.

Sumber: Antara.com

Komentar

  1. Menurut saya sebuah ormas yg berkualitas dan dengan anggota yg berpotensi dan berwibawah serta di dukung dengan orang2 yg berintelektualnya sangat tinggi seperti yg berada di GAS maka citra ormmas ini akan berbeda dengan ormas2 yg SDH ada yg semata mata hanya memakai kekerasan dan premanisme berbuatlah yg terbaik utk memajuga GAS jadilah ormas yg berbeda

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun